Breaking News

Assalamualaikum Wr Wb. Saya mengucapkan selamat datang buat para pengunjung website saya. Website ini secara resmi akan launching pada tanggal 19 April 2011 mendatang bertepatan dengan hari ulang tahun saya. Selamat menikmati sajian yang ada dalam website saya ini, dan jangan lupa untuk mengisi buku tamu yang sudah disediakan. Terima Kasih. Wabillahittaufiq Huwalhidaiyah Wassalamu alaikum Wr Wb" - Asep Haryono, CEO

Login Form



Contact YM

Waktu Pontianak

ASEP CARTOON

Photobucket
Design by Trisno Rachman

Asep Calendar

Sep 2010
S M T W T F S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    
Full Calendar

Agenda Mendatang

IYC 2009 Banten PDF Print E-mail
Written by Asep Haryono   
Wednesday, 16 December 2009 20:37
Mengikuti INTERNATIONAL YOUTH CONFERENCE 2009
22 September s/d 2 Oktober 2009
Message From Banten For The World
catatan Asep Haryono


PhotobucketDENGAN PAK ARIF RAHMAN : Foto bersama dengan Prof. Dr.Arief Rahman, pakar Pendidikan. He was my fave person in this world. Awesome. Foto diambil di sela sela jamuan Makan Pagi di Hotel Sol Elit Marbela Banten (29/9).


Sejak tanggal 28 September sampai dengan tanggal 1 Oktober 2009, sebanyak 162 pemuda-pemudi dari 22 negara dari seluruh Dunia berkumpul di Hotel Marbella, Anyer Banten Kabupaten Serang. Kegiatan yang konon merupakan konperensi pemuda Pertama di dunia berhasil terselenggara dengan baik berkat dukungan dan kerja sama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Banten, Pemerintah Kabupaten Lebak, Kementrian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia, UNESCO dan juAga Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Mereka berkumpul untuk mendiskusikan formula yang tepat untuk menciptakan perdamaian di dunia. Pesan Perdamaian telah lahir dan berhasil dicetuskan itu diberi nama Deklarasi Banten akan dibawa untuk disampaikan pada forum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sebagai inisiatip pemuda Internasional bagi terciptanya perdamaian dunia.
Laporan Asep Haryono, Banten

Konperensi Pemuda Internasional ini dibuka oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Dr.Adhyaksa Dault. Turut hadir Menteri Pendidikan Nasional Prof.Dr.Bambang Sudibyo, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Kedua pejabat Negara ini didaulat memberikan kata sambutan dan pidato. Sedangkan yang menjadi tamu kehormatan di Konperensi Pemuda International ini adalah Prof.Dr.Arief Rahman, Ketua Komisi Nasional untuk UNESCO, sebuah badan PBB yang bergerak di bidang Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan, Direktur dan Perwakilan Sekretariat UNESCO di Paris Hubert Gijzen, Perancis, Walikota Serang Bunyamin dan Regent Kabupaten Lebak Mulyadi Jayabaya.

Menurut catatan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten, Kegiatan ini diikuti tidak kurang dari 162 peserta yang datang dari 22 Negara di dunia. Para peserta berdatangan di Hotel Marbella Banten sejak tanggal 28 September 2009 dan dari pihak penyelenggara kegiatan menjemput delegasi pemuda atau PY (Participant Youth) yang mulai berdatangan silih berganti di Bandara Internasional Soekarno Hatta sejak pukul 10.00 WIB pagi.

Kedatangan para pemuda dan pemudi dari seluruh dunia ini kemudian dijamu secara istimewa dan sambutan yang ramah dan penuh keakraban oleh Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya dengan sajian makan malam dan sajian penampilan kebudayaan (Cultural Performance) daerah Banten kepada para delegasi pemuda sedunia itu. Ada yang unik dari penyambutan ini dimana setiap PY mendapat selendang berbentuk kain panjang yang harus dikenakan selama berlangsungnya konperensi. Adapun maksud pemakaian atribut selendang biru ini sebagai tanda kesatuan dan kesamaan pandangan para PY untuk bertekad memperjuangkan pesan perdamaian untuk seluruh dunia.



Pesan dari Banten Untuk Perdamaian
PhotobucketDENGAN MAXAM : Foto bareng dengan Kym Maxam, IT and Web Advisor dari International Child Art Foundation, Amerika Serikat. Beliau merupakan salah satu pembicara utama dalam International Youth Conference 2009 tanggal 28 September s/d 3 Oktober 2009 di Banten


Dalam diskusi yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini dihadiri oleh sejumlah pakar yang berkompeten di bidangnya masing masing dan sekaligus bertindak sebagai pembicara atau keynote Speaker antara lain Prof.Retno S Sudibyo, Koordinator Pendidikan Nasional bagi Pembangunan Berkelanjutan, Maxam, Direktur ICAF Amerika Serikat, Dr.Yang Hye-Ran, Kepala Tim Penelitian dan Pembangunan UNESCO-APCEIU yang berkewarganegaraan Korea Selatan, dan Dr.Musthofa Thohan, Direktur Federasi Organisasi Mahasiswa Islam Internasional, Timur Tengah.

Makalah yang dibawakan oleh Ibu Retno berjudul Peranan Pendidikan dalam Membangun Perdamaian melalui Pembangunan Berkelanjutan. Maxam dari Amerika Serikat itu menyajikan makalah Pemberdayaan Pemuda Melalui Kebudayaa dan Olah Raga dalam Menciptakan Perdamaian Dunia. Para delegasi peserta konperensi terkedan dengan cara pembawaan materi Maxam yang sangat menyentuh hati. Sedangkan Yang dari Korea Selatan membawakan materi yang berjudul Peranan Media dan ICT (Information And Communication Technology) Dalam Menyumbang Perdamaian Dunia.

Kegiatan Konperensi Pemuda Internasional yang dilaksanakan di kota Banten ini merupakan agenda langka dan menjadi agenda penting Pemerintah Kabupaten Banten dan sangat membanggakan karena dilaksanakan di lokasi wisata terkemuka di Banten. Tema International Youth Conference 2009 ini adalah Peran Pemuda Dalam Menciptakan Perdamaian , Menuju Dunia Masa Depan Tanpa Kejahatan dan Radikalisme (The Role Of Youth To Establish Peace Toward A Future World Without Violent Radicalization).

Banten menjadi “dapur” para pemuda pemudi dari seantero Jagat yang menggodok menu yang akan disuguhkan kepada dunia terkait persoalan perdamaian. Suara dari Banten inilah yang kemudian tercipta Deklrasi Banten yang akan dibawa dalam Konperensi Dunia mengenai Perdamaian yang berlangsung di kota Paris Perancis pada tahun 2010 mendatang. Disadari bahwa deklarasi Banten ini akan membawa harus nama daerah Kabupaten Banten dan Indonesia di mata Internasional.

Salah seorang PY dari Jepang Tetsura Nomura menanyakan bagaimana bisa Banten menjadi terpilih bagi terselenggaranya konperensi pemuda Internasional ini. Penunjukan Banten yang dipilih menjadi tempat pelaksanaan konperensi pemuda internasional ini berawal dari penunjukkan Indonesia oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Menurut ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Prof Dr Arief Rahman, penunjukan ini antara lain didasari apresiasi PBB dan dunia internasional terhadap kehidupan social di Indonesia.

Angga Dwi Martha, PY dari daerah Sumatera Barat mengatakan kegiatan yang diikutinya ini sangat bermanfaat baginya untuk menjalin persahabatan dan perdamaian antar pemuda di seluruh dunia. Dia berharap bisa melakukan tindak lanjut dari kegiatan yang diikutinya ini dengan mengadakan seminar dengan cakupan wilayah provinsi , diskusi panel dan kegiatan lainnya. Angga yang saat ini mengambil kuliah administrasi Negara di Universitas Negeri Padang. Ketika ditanya tentang musibah gempa bumi yang terjadi pada tanggal 30 September, dia mengatakan syukur Alhamdulillah keluarganya dalam keadaan baik dan selamat, namun kondisi daerahnya sampai sekarang belum diketahuinya dengan pasti.

Dengan penduduk hampir mendekati angka 300 juta memiliki 100 suku dan 150 Bahasa berbeda, ternyata semua bisa bersatu. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa penganut 5 agama berbeda bisa hidup bersama di Indonesia. Hal seperti inilah, seperti kata Pak Arief Rahman , yang membuat komunitas internasional ingin mengetahui lebih jauh apa resep Indonesia dalam menciptakan itu semua. Bagai gayung bersambut, piha Kementrian Pemuda dan Olah Raga Raga (Kemenegpora) menawarkan kepada Banten yang disambut dengan baik oleh Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dengan mengirimkan surat kesediaan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaran Konperensi Pemuda Internasional (International Youth Conference) yang konon pertama di dunia dan dilaksanakan di Indonesia itu.

Usai berkonferensi di Banten, para delegasi peserta (Participant Youth) pemuda dan pemudi dari seluruh dunia itu mengadakan field trip langsung menuju Paris Pan Java, Bandung, Jawa Barat untuk melepaskan penat dengan mengunjungi Lembang, Tangkuban Perahu dan lokasi lokasi bersejarah Konperensi Asia Afrika di Bandung. Mereka dijamu dan disambut oleh Walikota Bandung dan menginap di Hotel Savoy Homann Bandung. Sebelum menjejakan kaki di Bandung, para peserta konferensi mengunjungi Istana Bogor melalui Jalur Puncak dan disambut oleh Bupati Bogor. (Asep Haryono)

Last Updated on Tuesday, 29 December 2009 11:03
 

Press Release

Saya Asep Haryono, web master, mohon maaf lahir dan bathin. Selamat memasuki Bulan Suci Ramadhan 1431 Hijriah. Semoga Amal Ibadah kita semua diterima oleh Allah SWT. Amin Amin Amin ya Robbal Alamin

Asep SHOP

Jenis Barang
Daftar Harga
Cara Pemesanan
Cara Pembayaran
Pembatalan

Asep Polling

Website ini menurut saya
 

Who's Online

We have 3 guests online

ASEP SHOUTBOX


My FaceBook



Spesial Buat Mu

 SMS Lucu
 Wallpaper Islam
 Alamat Artis
 Situs Menarik
 Gambar Unik
 Musik MIDI
 Lirik Lagu

 


widgeo

Breaking News

Assalamualaikum Wr Wb. Saya mengucapkan selamat datang buat para pengunjung website saya. Website ini secara resmi akan launching pada tanggal 19 April 2011 mendatang bertepatan dengan hari ulang tahun saya. Selamat menikmati sajian yang ada dalam website saya ini, dan jangan lupa untuk mengisi buku tamu yang sudah disediakan. Terima Kasih. Wabillahittaufiq Huwalhidaiyah Wassalamu alaikum Wr Wb" - Asep Haryono, CEO