Breaking News
| Joomla! 1.5 - 'Experience the Freedom'!. It has never been easier to create your own dynamic Web site. Manage all your content from the best CMS admin interface and in virtually any language you speak. |

| Laporan Bali VIII - Putaran Kedelapan |
|
|
|
![]() Mengikuti Pertemuan Konsultasi KangGURU Indonesia - Putaran Kedelapan Tentang Sekolah AIBEP (Australia Indonesia Basic Education Program) 5-9 Oktober 2010 di Gedung IALF , Denpasar, Bali Presentasi Harus Memikat. Kalau Perlu Pake Hadiah Segala (Bagian Pertama) Laporan Asep Haryono, Bali Pemerintah Australia melalui Kemitraan Australia Indonesia menyediakan dana sebesar $ 355 juta dolar Australia yang merupakan dari pinjaman dan dana hibah Australia untuk membantu Indonesia memenuhi target pendidikan dasar universal. Program ini akan mendanai pembangunan sekitar 2,000 sekolah baru atau diperluas, dengan menggunakan modalitas pembangunan masyarakat yang ada, dan menciptakan setidaknya 330.000 tambahan sekolah formal SMP lainnya. Program Pendidikan Dasar (BEP) ini memang telah dirancang sebagai program tiga-tahun dengan tujuan untuk meningkatkan akses yang adil untuk kualitas yang lebih tinggi dan lebih baik layanan pendidikan dasarnya, khususnya di daerah-daerah sasaran dan kurang beruntung di Indonesia termasuk wilayah Propinsi Kalimantan Barat. Breaking News. Mau lihat foto saya denga Diva Krisdayanti?. Percaya nda? hehehe. Kalaw penasaran silahkan klik aja di sini. You will find it. Ada satu kata untuk menggambarkan perjalanan saya yang diundang oleh KangGURU Indonesia untuk menghadiri pertemuan konsultasi Tentang Program Sekolah AIBEP di IALF Denpasar, Bali dari tanggal 5 s/d 9 Oktober 2010 ini yakni mengagumkan!. Mengapa saya bilang mengagumkan? Karena Pemerintah Australia sangat berkeinginan untuk membantu Pemerintah Indonesia terutama untuk pemerataan pembangunan wilayah Indonesia bagian timur akan akses kepada Pendidikan Dasar dan menengah sejak 20 Tahun yang lalu. Pertemuan sekaligus diskusi dengan tim Konsultasi (Consultative Group Meeting) ini sepenuhnya mendapat dukungan dari Indonesia Australia Language Foundation (I/A/L/F) dan KangGURU Indonesia yang juga mendapat dukungan pendanaan dari Pemerintah Australia. Pertemuan konsultasi ini dihadiri oleh 6 (Enam) orang perwakilan resmi KangGURU lainnya di Indonesia yakni Saptari Wibowo (Medan), Ririn Pudya (Jakarta), Syahrir Badulu (Makasar), Fadel (Mataram), Suryadi (Madura) , dan Keyko (Semarang). Hari pertama kegiatan saya dan 6 (Enam) Champion KangGURU Indonesia lainnya di IALF Bali diisi dengan masa orientasi dan penggodokan pengenalan dan pemantapan bentuk presentasi para perwakilan KangGURU Indonesai saat mengunjungi SMP SMP AIBEP di Bali nantinya. “Dengan orientasi satu hari inilah kami harapkan para perwakilan KangGURU Indonesia bisa menjadi duta sekaligus melihat dari dekat pengelolaan SMP SMP Bantuan program AIBEP di beberapa wilayah di Bali nantinya” kata Ogi Yutarini, Project Coordinator KangGURU Indonesia. Ogi juga menyebutkan bahwa teknis konten presentasi nantinya akan dijelaskan lebih lengkap oleh Kevin Dalton, Project Manager KangGURU Indonesia. Serius Tapi Santai Saya sempat bertanya kepada salah satu Champion dari kota angin Mammiri, Makasar, yakni Bapak Syahril Badulu tentang kesannya mengikuti orientasi hari pertama ini. “Kalaw menurut saya sih pembelajaaran di SMP SMP AIBEP di Bali hendaknya dilakukan dengan pendekatan komunikasi agar para siswa bisa jadi terbiasa dan merasa nyaman serta menyenangkan dalam memperoleh sajian ilmu dan ketrampilan” .Pak Syahrir yang juga seorang Master Trainer ELTIS dan juga seorang Juri Debat Bahasa Inggris berakreditasi Nasional ini menekankan pentingnya ketuntasan belajar (mastery learning) yang diterapkan oleh guru guru dengan metode yang berfokus pada variasi pengelolaan aktifasi gaya dan metode belajar (classroom pattern). “ Kalian semua para Champion harus bisa menjelaskan tentang kapasitas kalian dalam KangGURU Indonesia kepada anak anak SMP AIBEP di Bali nanti, apa yang sudah kalian lakukan untuk KangGURU Indonesia, dan bagaimana kalian bisa berkembang juga melalui KangGURU Indonesia asal tidak menjelaskan promosi diri kalian sendiri aja ya” kata Kevin Dalton , Project Manager KangGURU Indonesia. Pak Kevin yang cukup fasih berbahasa Indonesai ini menyebut perwakilan KangGURU Indonesia bukanlah sebuah pekerjaan, melainkan sebuah kegiatan bersifat sukarela atau Volunteer. Kevin juga menyebutkan ada beberapa sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bali yang menjadi target kunjungan para Champion dan Staf KangGURU Indonesia nantinya yakni SMPN 4 Karangasem , SMPN 5 Kubu , SMPN 6 Amlapura , SMPN 3 Rendang , SMPN 7 Kintamani, Bangil dan SMPN 3 Ubud, Gianyar. “Disekolah SMP SMP AIBEP ini nantinya para Champion akan mendemonstrasikan kepiawaiannya dalam memikat para siswa SMP untuk menyukai Bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional dan juga bisa mengenal KangGURU Indonesia melalui program siaran radio di RRI di seluruh Indonesia” ujar Kevin Dalton. Dalam pengamatan saya sendiri bentuk presentasi tiap Champion diberikan kesempatan sekitar 45 (Empat Puluh Lima) jam saat melakukan presentasi ke SMP SMP AIBEP tersebut. Hal ini diaminkan oleh Kevin Dalton. “Presentasi kalian harus mencakup sekitar 15 menit pertama berisi tentang kalian sebagai Champion dan perannya dalam membangun kualitas diri melalui KangGURU Indonesia, 15 menit berikutnya adalah Tanya jawab, dan 15 menit terakhir diharapkan berbentuk permainan atau kuis yang menarik serta memikat kalau perlu pake hadiah biar seru”kata Kevin Dalton. Kevin menyebutkan beberapa hadiah berbentuk materi belajar dan merchandise KangGURU Indonesia sudah disiapkan untuk melengkapi kunjungan para Champion dan staff KangGURU Indonesia di sekolah SMP SMP AIBEP nantinya. Misalnya saja paket belajar untuk SMP dalam format kaset, buku dan CD, serta pernak pernik unik dan menarik lainnya seperti pulpen, buku tulis, gantungan kunci, jas hujan, flyer serta PIN. Sedangkan 5 (Lima) sekolah SMP AIBEP lainnya yang juga direncanakan untuk mendapatkan kunjungan dari KangGURU Indonesia adalah SMPN 5 Baturiti Tabanan , SMPN 4 Marga , SMPN 5 Busung Hiu, Buleleng, SMPN 7 Alasangker dan SMPN 5 Kubu Tambahan juga di daerah Buleleng. “Kalian semua harus membuat konten presentasi kalian nantinya di SMP SMP AIBEP di Bali sesederhana mungkin, tidak terlalu rumit, menyenangkan serta harus dapat memotivasi siswa untuk lebih menyenangi Bahasa Inggris ”tegas Ayu Kusumastuti, Media Coordinator KangGURU Indonesia. Ayu juga menekan bahwa sekolah SMP SMP AIBEP di Bali rata rata memiliki fasilitas yang terbatas dan semua itu merupakan tantangan yang harus diatasi bersama. Diharapkan, kata Ayu , Pada saat kedatangan, kami tidak mengharapkan semuanya akan berjalan secanggih yang kami harapkan dan tidak aka nada kejadian yang mengejutkan. “Ini benar benar menantang karena KangGURU Indonesia mengunjungi SMP SMP AIBEP yang rata rata berada di daerah pelosok yang sangat minim akan fasilitas sekolah dan sarana Teknologinya pun masih sangat terbatas” kata Ogi Yutarini menambahkan. Baca Bagian Kedua Laporan ini? Klik di sini |
Arsip Ucapan
Asep Twitter
Breaking News
| Joomla! 1.5 - 'Experience the Freedom'!. It has never been easier to create your own dynamic Web site. Manage all your content from the best CMS admin interface and in virtually any language you speak. |












