Breaking News

With a library of thousands of free Extensions, you can add what you need as your site grows. Don't wait, look through the Joomla! Extensions library today.

Laporan Bali I - Putaran Pertama PDF Print E-mail



Mengikuti Diskusi Majalah Kang Guru di Bali 
Consultative Group Meeting (CGM) - Putaran Pertama
12 s/d 14 Juli 2007 - IALF Building, Denpasar. Bali

"Terbitkan majalah Gratis , Pererat Hubungan Indonesia-Australia"

Laporan Asep Haryono, Kuta

 
PhotobucketDISKUSI PANEL : Suasana saat berlangsungnya diskusi Majalah Kang Guru di IALF dihadiri tim konsultative dari IALF, KGRE, dan Champion. Foto Asep Haryono/KGRE Champion


Bali. Pasang surutnya hubungan bilateral Indonesia dan Australia memang tergolong hubungan yang sangat unik, di satu sisi menjanjikan berbagai peluang kerjasama namun di sisi lain juga penuh dengan berbagai tantangan.Setidaknya itulah salah satu hasil pertemuan dan diskusi mengenai Majalah Kang Guru yang dilangsungkan di gedung IALF Bali pada tanggal 12 s/d 14 Juli 2007 yang lalu. Pertemuan yang digagas bersama oleh IALF (Indonesia Australia Language Foundation) dan Kang Guru Radio English (KGRE) ini merupakan pertemuan kedua. yang berisi dan diberi nama Consultative Meeting yang mendiskusikan dan mengevaluasi Majalah Kang Guru Radio English (KGRE) yang disebarkan secara gratis ke seluruh Indonesia.

Pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan dan merupakan follow up hasil hasil diskusi pada pertemuan pertama sebelumnya pada tanggal 21 April 2007. Kegiatan yang diadakan oleh IALF-KGRE ini mengundang para Champion untuk datang ke kantor IALF Bali untuk terlibat dalam diskusi tersebut. Siapakah itu Champion?. Apakah ada kaitannya dengan Olah raga cabang tertentu?. Jawabannya tentu saja tidak .

Champion adalah sebutan dari IALF untuk menyebut para individual dari orang Indonesia yang sudah berperan aktif dan membantu mempererat hubungan Indonesia dan Australia dalam suatu komunitas Bahasa Inggris yang dikelola oleh majalah Kang Guru. Majalah Kang Guru adalah majalah gratis yang diberikan secara cuma cuma ke seluruh wilayah Indonesia baik dari kalangan, lembaga pemerintah, swasta, sekolah dan juga para individu. Di seluruh Indonesia. saat ini baru ada 7 (tujuh ) orang Champion yang ditunjuk antara lain Kediri (Jawa Timur) , Madura , Semarang (Jawa Tengah) , Makasar , Mataram, Medan (Sumatera Utara) dan Pontianak (Kalimantan Barat).

Pertemuan dan diskusi yang diberi nama consultative meeting ini merupakan pertemuan kedua yang juga dihadiri oleh Review Team dari IALF yang terdiri dari guru guru Bahasa Inggris IALF seperti Rahma Diana Sari (Ana), Joyce Oei, Gayatri, Alana Tailby, Jeanette Lindsay Clark. CEO IALF Pusat Jakarta, Geoff Crewes , juga hadir dalam acara yang banyak dikemas dalam bentuk pemaparan para peserta, presentasi dan diskusi itu.

Kang Guru Radio English (KGRE) dimulai pada tahun 1989. Pemerintah Indonesia telah meminta pemerintah Australia melalui Australian Agency for International Development (AusAID), untuk membantu dalam menyiapkan suatu program Bahasa Inggris melalui media radio network di seluruh Indonesia. Dari sinilah lahirlah cikal bakal nama Kang Guru Radio English (KGRE) yang lebih dikenal dengan sebutan radio Kang Guru yang amat populer di Radio Republik Indonesia (RRI) di seluruh Indonesia.

Pada prinsipnya Kang Guru Radio English (KGRE) memiliki dua tujuan utama yakni menyediakan akses informasi mengenai Australia kepada para pendengarnya di Indonesia, dan membantu pemerintah Indonesia dalam penyediaan sumber informasi belajar Bahasa Inggris (English language learning resource) di seluruh Indonesia. IALF ini dibangun berdasarkan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Australia dan dilakukan melalui kontrol pengawasan yang ketat yang terdiri atas badan badan bentukan dari negara masing masing. Untuk tahun 2007-2008 ini pemerintah Australia telah menyepakati penyediaan bantuan keuangan senilai 3,155.3 juta dollar untuk membiayai bantuan pembangunan yang diantaranya berjumlah 2,731 juta dollar tersebut dikoordinasikan oleh AusAID. Termasuk diantaranya mendukung kegiatan Kang Guru Radio English (KGRE) hingga bulan maret 2008 mendatang.

Pemaparan Champion
Apa sebenarnya tugas dari para Champion tersebut sebenarnya disampaikan Kevin Dalton, Project Manager Kang Guru, dalam surat edaran (newsletter) kepada masing masing Champion dengan menggunakan sarana Surat Elektronick (Email). Mencari radio radio swasta lain untuk menyiarkan program KGRE, mempromosikan program beasiswa Australia dan studi Australia, membantu program kerja sama yang sudah terjalin antara Kang Guru Radio English dengan Radio Republik Indonesia (RRI) di seluruh propinsi di Indonesia merupakan contoh kegiatan yang “wajib” dilaksanakan oleh para Champion tersebut. Pada umumnya para Champion dilengkapi dengan information Kit dan juga bahan promosi (Promotional item) untuk memudahkan para Champion untuk melakukan aktifitasnya di propinsi masing masing.

Alumni Sekolah Australia juga ada dalam kelompok diskusi yang digelar dari pagi hingga siang hari tersebut. Sebut saja Syahrir Badulu yang mewakili daerah Makassar. Ayah dari 4 (empat) orang anak yang lahir di Majene 31 December 1968 menyebut peran KGRE dalam memajukan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Australia harus semakin ditingkatkan baik dari mutu maupun variannya. “ Ketika saya berhasil mendapatkan beasiswa dari Kependidikan Menengah Kejuran (Dikmenjur ) untuk mengambil sertifikat Teachers of English to Speakers of Other Languages (TESOL) yang merupakan beasiswa kerja sama dengan ADB karena menyadari akan pentingnya peningkatan kualitas penguasaan Bahasa Inggris bagi para siswa siswa saya di SMKN 1 Makassar” kata Syahrir.

Dalam suatu kesempatan terpisah, Kevin Dalton juga pernah mengatakan bahwa adanya kemungkinan untuk akan ada sekitar 3 (tiga) orang individual lagi yang akan ditunjuk lagi hingga total keseluruhannya menjadi 10 (sepuluh) untuk tahun 2007 ini. Tidak semua Champion juga adalah seorang penyiar radio, dan ini akan menjadi penilaian tersendiri dan akan menjadi kekhususan dari masing masing Champion. Dalam suatu kesempatan terpisah, Ogi Yutarini, Project Co-ordinating Officer , mengungkapkan bahwa mereka tidak dapat memaksakan kegiatan yang ditugaskan para Champion untuk dilaksanakan. “ Tentu kami mengerti sepenuhnya dan kami tidak dapat memaksakan atau mewajibkan para individu yang kami tunjuk itu untuk sepenuhnya meluangkan waktunya untuk membantu kegiatan kami.. Mereka bisa saja mengundurkan diri ataupun tidak bersedia lagi untuk terus bersama kami karena memang bersifat sukarela saja “ kata Ogi. Bagaimanakah hasil akhir evaluasi Majalah Kang Guru ini?



Bersambung ke sini

 

Share/Save/Bookmark
 

Breaking News

With a library of thousands of free Extensions, you can add what you need as your site grows. Don't wait, look through the Joomla! Extensions library today.